Senin, 13 April 2015

[belajar-excel] Digest Number 3383

9 Messages

Digest #3383
1a
Re: Memangil Data Di Localhost Mysql by "zainul_ulum[at]yahoo[dot]com" zainul_ulum
4a
Memunculkan Angka Nol dalam Gabungan by "Zerlinda Seismica" seismica
4b
Re: Memunculkan Angka Nol dalam Gabungan [1 Attachment] by "Heri Pamungkas ( Gmail )" dchoosen88
5a
Re: Absensi by "Nurul Widya Susanti" nrlwdysusanti
5b
Re: Absensi [1 Attachment] by "Mr. Kid" nmkid.family@ymail.com
6b
Re: [Ask} Upload data ke sql server by "Mr. Kid" nmkid.family@ymail.com

Messages

Sun Apr 12, 2015 8:15 pm (PDT) . Posted by:

"zainul_ulum[at]yahoo[dot]com" zainul_ulum

Be-excelers

Maaf karena kesibukan, baru bisa jawab sekarang,

Terlampir contoh vba untnuk memanggil recordset dr MySQL.

terimakasih

+zainul

From: belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com]
Sent: Friday, April 10, 2015 10:19 AM
To: belajar-excel@yahoogroups.com
Subject: Re: [belajar-excel] Memangil Data Di Localhost Mysql

Dear All,

Untuk file hasil contoh kasus yang ini belum ada yang upload yah??? soalnya saya lagi mempunyai kasus yang sama untuk mengambil data dari server localhost ke excel.

Di tunggu kirimannya.

Salam,
uharyanto

On 27/03/2015 5:25 AM, 'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com [belajar-excel] wrote:

Hai Omez,

Replt dari mas Zain ndak perlu gambarnya dan gak ada file yang bisa diunduh. Semuanya berupa teks yang tampak di body-email saja. Coba lihat di :
a. inbox akun email icat_omez@ymail.com
atau di
b. website milis di trit ini di :
https://groups.yahoo.com/neo/groups/belajar-excel/conversations/topics/36038

Wassalam,

Kid.

2015-03-25 11:51 GMT+11:00 omeza icat_omez@ymail.com [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:

Maz Zain+ koq gambarnya..kosong ya mas..bsa di uplod ulang mas zain..terima
kasih slm Omez

--
View this message in context: http://milis-belajar-excel.1048464.n5.nabble.com/Memangil-Data-Di-Localhost-Mysql-tp5729702p5729709.html
Sent from the Milis Belajar Excel mailing list archive at Nabble.com.

Sun Apr 12, 2015 10:51 pm (PDT) . Posted by:

"Nang Agus"

Asalamualaikum warahmatullah.

Mas Kid,

Terima kasih atas penjelasannya.

wasalamualaikum warahmatullah

2015-04-10 15:47 GMT+07:00 'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com [belajar-excel] <
belajar-excel@yahoogroups.com>:

>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> Mode selalu mengambil yang pertama yang terbanyak jumlahnya. Cenderung
> sesuai untuk data yang selalu terurut descending.
> Mengambil nilai paling sering muncul yang tertinggi pada dasarnya adalah
> mengambil suatu nilai yang sudah diawali nilai jumlah cacah dalam data.
> Berarti, hal ini bisa diperoleh dengan memanfaatkan array formula max
> terhadap suatu composite nilai. Sayangnya, hal ini terbatasi jumlah digit
> maksimal dalam Excel sebanyak 15 digit.
>
> Konsep sederhana nilai composite adalah susunan nilai dengan format
> NNNVVVV dengan NNN adalah jumlah cacah nilai VVVV dalam data, dan VVVV
> adalah nilai itu sendiri dalam jumlah digit yang sama.
> Contoh, data di A1:A7 dengan jumlah digit maksimal adalah 2 digit alias
> antara 0 sampai 99, maka array formula hasil :
> =Mod( Max( CountIF( a1:a7 , a1:a7 ) * 100 + a1:a7 ) , 100 )
> angka 100 dalam formula bisa disesuaikan dengan jumlah digit nilai yang
> membantu untuk mendapatkan hasil akhir. contoh di atas adalah untuk nilai
> yang sebanyak
>
> Dari konsep composite nilai tersebut, maka bisa dikembangkan untuk
> berbagai kondisi, seperti :
> 1. jika nilainya sangat besar atau berupa bilangan pecahan tapi positif
> semua
> Composite nilai juga bisa disusun dengan format NNNRRRPPP dengan NNN
> adalah jumlah cacahnya, RRR adalah rank ascending, PPP adalah posisi nilai
> dalam data.
> Contoh : data di A1:A7 dengan jumlah digit sebanyak 13 digit, maka array
> formula hasil :
> =Index( a1:a7 , mod( max( CountIF( a1:a7 , a1:a7 ) * 10^4 + rank( a1:a7 ,
> a1:a7 , 1 ) * 100 + row( a1:a7 ) ) , 100 ) )
> > fungsi Row bisa diganti dengan Column ketika data tersusun horisontal
> > bagian merah dalam fungsi Rank tidak bisa di-input dengan suatu array
> nilai karena menuntut rujukan berupa suatu range
> *** jadi, yang diutamakan adalah mengetahui posisi data dari nilai hasil
> (diwakili oleh PPP)
>
> 2. jika mengkalkulasi nilai negatif
> Composite nilai disusun dengan format NNNSVVVV dengan VVVV adalah absolute
> bilangan dan S adalah tanda bilangan berupa 0 untuk negatif dan 1 untuk
> positif (bisa juga S=1 untuk negatif dan 0 untuk positif jika diperlukan)
> Contoh : data di A1:A7, maka array formula hasil :
> =Mod( Max( CountIF( a1:a7 , a1:a7 ) * 10^3 + (a1:a7>0) * 100 + a1:a7 ),
> 100 )
>
> 3. gabungan dari 1 dan 2
>
> Mungkinkah mencari mode dari banyak data yang berupa kalimat atau kumpulan
> kata ? Tentu bisa jika setiap item memiliki standarisasi konversi ke nilai
> numeriknya, kemudian memanfaatkan hal di atas.
>
> btw,
> Hal di atas adalah konsep. Konsep tersebut bisa dikembangkan sesuai
> kebutuhan setempat dengan sedikit kemauan untuk berkreasi menyusun nilai
> composite. Terkadang kolom atau baris bantu akan lebih memudahkan.
> Pengubahan array formula di atas menjadi formula biasa (bukan array
> formula) tetap dimungkinkan dengan bantuan fungsi Index selama tidak ada
> fungsi yang menuntut pembentukan array formula atau yang tidak mampu
> bekerja dengan array.
>
> ;)
> met berkreasi
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid.
>
>
>
> 2015-04-10 10:32 GMT+10:00 Nang Agus nangagus@gmail.com [belajar-excel] <
> belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>>
>>
>> Asalamualaikum warah matullah,
>>
>> Menyambung penjelasan Mr Kid tentang mode, dapatkah mode digunakan untuk
>> mencari nilai tertinggi?
>> Bagaimana yaa mengubah formula mode untuk mendapatkan angka tertinggi?
>> apakah bisa menggunakan formula? karena selama ini saya memanfaatkan UDF.
>> adakah yang lebih simple?
>>
>> =Mode(2,2,2,3,3,3,4) akan menghasilkan 2 (bagaimana caranya agar
>> menghasilkan 3)
>> =Mode(3,3,3,2,2,2,4) menghasilkan 3
>> =Mode(2,2,3,3,3,2,4) akan menghasilkan 2 (bagaimana caranya agar
>> menghasilkan 3)
>> =Mode(2,3,3,3,2,2,4) akan menghasilkan 2 (bagaimana caranya agar
>> menghasilkan 3)
>> =Mode(2,3,2,3,3,2,4) akan menghasilkan 2 (bagaimana caranya agar
>> menghasilkan 3)
>> =Mode(2,3,2,3,2,3,4) akan menghasilkan 2 (bagaimana caranya agar
>> menghasilkan 3)
>> =Mode(3,2,3,3,2,2,4) menghasilkan 3
>> =Mode(3,2,2,2,3,3,4) menghasilkan 3
>> =Mode(3,3,2,2,2,3,4) menghasilkan 3
>>
>> Mungkinkah menggunakan formula, agar menghasilkan 3?
>> terima kasih
>> Wasalamualaikum warahmatullah
>>
>>
>>
>> 2015-04-10 1:19 GMT+07:00 'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com [belajar-excel] <
>> belajar-excel@yahoogroups.com>:
>>
>>>
>>>
>>> Rerata terhadap data karakter ?
>>> Sepertinya yang dimaksud adalah yang paling sering muncul.
>>>
>>> Supaya ndak butuh banyak baris bantu ketika jumlah baris datanya banyak,
>>> manfaatkan array formula.
>>> Misal data di b1:z1 berisi huruf-huruf dan hasil di aa1
>>> array formula di aa1 :
>>> =char( mode( code( b1:z1 ) ) )
>>>
>>> andaikan tidak semua data adalah huruf kapital alias ada yang
>>> menggunakan huruf kecil, manfaatkan fungsi Upper
>>> =char( mode( code( upper( b1:z1 ) ) ) )
>>>
>>> *** pastikan setelah menulis formula untuk menekan CTRL SHIFT ENTER
>>> menggantikan penekanan ENTER pada umumnya
>>>
>>> btw,
>>> Andaikan yang dibutuhkan adalah memang reratanya, maka diperlukan
>>> standarisasi nilai numerik setiap huruf. Kemudian data diubah ke nilai
>>> numerik standar tersebut lalu di rerata. Hasilnya bisa jadi berupa bilangan
>>> pecahan. Andaikan hasil nilai rerata (termasuk ketika berupa bilangan
>>> pecahan) akan diubah ke huruf lagi, maka diperlukan kebijakan tentang cara
>>> mengkonversi setiap nilai hasil rerata menjadi suatu karakter tertentu.
>>>
>>> Wassalam,
>>> Kid
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> 2015-04-08 19:02 GMT+10:00 SUYONO reza.suyono@lge.com [belajar-excel] <
>>> belajar-excel@yahoogroups.com>:
>>>
>>>>
>>>>
>>>> Sore Mas Saryono
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> Coba kalau datanya dirubah seperti ini.
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> Terima kasih
>>>>
>>>> Suyono
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
>>>> belajar-excel@yahoogroups.com]
>>>> *Sent:* Tuesday, April 07, 2015 10:15 AM
>>>> *To:* belajar-excel@yahoogroups.com
>>>> *Subject:* [belajar-excel] Tanya Menghitung Rata-Rata dengan Kriteria
>>>> Huruf
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> Suhu Suhu..?Gimana Caranya menghitung rata rata dengan kriteria
>>>> huruf..?misal saya punya data A,B,A,B,C,A,B,C,B..,
>>>>
>>>> Rata-Rata di atas itu B.., Gimana cara menghitungnya dengan rumus
>>>> excel..?
>>>>
>>>>
>>>
>>
>
>

Mon Apr 13, 2015 3:05 am (PDT) . Posted by:

"Zerlinda Seismica" seismica

Assalamualaikum wrwbRasanya sudah lama sekali tidak bersua disini..semoga senantiasa diberi kemampuan untuk selalu berbagi...
Mohon bantuan dari para sesepuh disini....Bagaimana formulanya menggabungkan data1dan data2 supayaangka nol dibelakang titik bisa muncul sehingga totaldibelakang  titik berjumlah 8 angka termasuk jika ada angka nol seperti lampiran berikut..
Matur suwun sanget...
wassalam
-Seismica-

Mon Apr 13, 2015 3:10 am (PDT) . Posted by:

"Heri Pamungkas ( Gmail )" dchoosen88


السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Semangat pagi,.

Sambil menunggu para Suhu,

Kalo dirubah menjadi Text

=CONCATENATE(TEXT(A2;"00,00000000");",";TEXT(B2;"00,00000000"))

bisa diterima mba ?!

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Warm Regards,

On 13/04/2015 14:31, Zerlinda Seismica seismica@yahoo.com
[belajar-excel] wrote:
> Assalamualaikum wrwb
> Rasanya sudah lama sekali tidak bersua disini..semoga senantiasa
> diberi kemampuan untuk selalu berbagi...
> Mohon bantuan dari para sesepuh disini....
> Bagaimana formulanya menggabungkan data1 dan data2 supaya angka nol
> dibelakang titikbisa muncul sehingga total dibelakangtitikberjumlah 8
> angka termasuk jika ada angka nol seperti lampiran berikut..
> Matur suwun sanget...
>
> wassalam
> -Seismica-
>
>

Mon Apr 13, 2015 3:05 am (PDT) . Posted by:

"Nurul Widya Susanti" nrlwdysusanti

Ini saya lampirkan hasil rekap absen bulan maret, yang udah pakai rumus baru.Yang mau saya tanyakan, kenapa di sheet summary yang 'TIDAK ABSEN' hasil dari hitungan rumus koq hasilnya 0 semua ya? Padahal di sheet data ada tertulis 'TA', jadi yang tidak absen saya ngitungnya manual deh.....Maksud pertanyaan saya yg nmr 2 kmrn tu bgn, misal hari senin Sdr. X melakukan rekam kehadiran jam 7.15, tapi saat pulang ternyata dia tidak melakukan rekam kehadiran. Nah itu dihitungnya Sdr. X 'TIDAK ABSEN' sebanyak 1x (satu kali) yang dicatat dalam kolom 'TIDAK ABSEN' pada sheet summary.Kemudian besoknya hari Selasa Sdr. X dtg pagi tapi ternyata lupa absen, tapi pulangnya absen jam 16.45. Itu sudah dihitung 2x (dua kali 'TIDAK ABSEN'.    Jadi klo Sdr. X tidak melakukan rekam kehadiran dalam 1 hr yang sama (mis. Senin) baik saat datang ato pulang maka dihitung 'TIDAK ABSEN' sebanyak 2x (dua kali).Di lampirannya juga ada penjelasannya, mudah2an kali ini bisa mudheng hehehehe........... Makasih..............

On Friday, April 10, 2015 2:44 AM, "'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:


  hehehe...

sorry, ndak mudeng.
terutama yang nomor 2.

On Tue, Apr 7, 2015 at 12:23 PM, Nurul Widya Susanti nrlwdysusanti@yahoo.com [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:

  Terima kasih atas pencerahannya Mr. Kid, maaf klo balasnya lama. Kemarin saya baru dapat data absensi untuk dibuat rekapnya, jadi saya coba pakai aplikasi yang baru ini, tapi ada beberapa hal yang masih mengganjal, yaitu :1. pada permenkes 83, toleransi keterlambatan maximal 30 menit dengan catatan pada saat absen pulang harus mengganti jumlah       waktu keterlambatan. Apabila tidak dibayar pada saat absen pulang, maka tetap dianggap terlambat.     Misalnya: X absen dtg jam 7.40 pdhl seharusnya jam 7.30, agar tidak dianggap terlambat maka dia harus absen plg jam 16.10 atau     16.40 (ada selisih 10 menit)     Jika misalnya dia pulang jam 16.00 atau 16.30 maka X dianggap terlambat 10 menit 2. Kriteria Tdk Absen ternyata bukan hanya pada saat tidak masuk kerja saja, tetapi jika tidak absen saat dtg/plg dianggap TA,.    Misalnya Y pada saat dtg lupa absen maka dihitung tdk absen 1x, kemudian pada saat pulang jg lupa absen maka dihitung tdk     absen 1x. Jadi jika saat dtg/plg dalam 1 hr tdk absen berarti nanti di rekap absensinya dia dihitung tidak absen sebanyak 2 x.  
Berikut saya lampirkan kembali hasil rekap absensinya dan mohon pencerahannya lagi. Makasih.............
 

On Saturday, March 7, 2015 10:41 AM, "'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:


  Hai Anti,

File terlampir sekedar contoh. Penyesuaian terhadap kebutuhan setempat masih diperlukan.
Kolom bantu di sheet data yang bernama telat, pulang_cepat, dan status adalah kolom-kolom yang digunakan oleh formula untuk menyusun summary.
Beberapa cells bantu juga ada di sheet summary. Perbedaan summary untuk 53 dan 83 tampak pada penggunaan fungsi Time dalam komputasi akumulasi waktu. Sedangkan jumlah cacah hari terlambat atau pulang cepat berdasar ketentuan 53 dan 83 tampak berbeda dalam formula kolom bernama [1-30].

Wassalam,
Kid.

2015-03-06 19:01 GMT+11:00 nrlwdysusanti@yahoo.com [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:

  Saya ada masalah dengan perhitungan rekap absensi pegawai, dimana ada 2 aturan yang jadi dasar hukumnya yaitu PP 53 tahun 2010 dan Permenkes 83 tahun 2013. Pada PP 53 tidak ada toleransi keterlambatan, sedangkan dalam Permenkes 83 diberikan toleransi keterlambatan maximal 30 menit. Jam masuk hari senin-kamis adalah 7.30 dan pulang jam 16.00, sedangkan Jumát masuk jam 7.30, pulang jam 16.30 (5 hari kerja). Saya sudah menggunakan rumus excel dalam perhitungan rekap absensinya, tapi seringkali masih ada yang salah. Jika keterlambatan lebih dari 30 menit tidak bisa ditoleransi dan tetap dihitung datang terlambat, dan terpaksa hitung manual, karena saya belum bisa membuat rumusnya. Saya juga lampirkan filenya, mohon pencerahannya. Terima kasih.  

#yiv2711020460 #yiv2711020460 -- #yiv2711020460ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mkp #yiv2711020460hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mkp #yiv2711020460ads {margin-bottom:10px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mkp .yiv2711020460ad {padding:0 0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mkp .yiv2711020460ad p {margin:0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mkp .yiv2711020460ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-sponsor #yiv2711020460ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-sponsor #yiv2711020460ygrp-lc #yiv2711020460hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-sponsor #yiv2711020460ygrp-lc .yiv2711020460ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460activity span {font-weight:700;}#yiv2711020460 #yiv2711020460activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv2711020460 #yiv2711020460activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2711020460 #yiv2711020460activity span span {color:#ff7900;}#yiv2711020460 #yiv2711020460activity span .yiv2711020460underline {text-decoration:underline;}#yiv2711020460 .yiv2711020460attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv2711020460 .yiv2711020460attach div a {text-decoration:none;}#yiv2711020460 .yiv2711020460attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv2711020460 .yiv2711020460attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2711020460 .yiv2711020460attach label a {text-decoration:none;}#yiv2711020460 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv2711020460 .yiv2711020460bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2711020460 .yiv2711020460bold a {text-decoration:none;}#yiv2711020460 dd.yiv2711020460last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2711020460 dd.yiv2711020460last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2711020460 dd.yiv2711020460last p span.yiv2711020460yshortcuts {margin-right:0;}#yiv2711020460 div.yiv2711020460attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv2711020460 div.yiv2711020460attach-table {width:400px;}#yiv2711020460 div.yiv2711020460file-title a, #yiv2711020460 div.yiv2711020460file-title a:active, #yiv2711020460 div.yiv2711020460file-title a:hover, #yiv2711020460 div.yiv2711020460file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2711020460 div.yiv2711020460photo-title a, #yiv2711020460 div.yiv2711020460photo-title a:active, #yiv2711020460 div.yiv2711020460photo-title a:hover, #yiv2711020460 div.yiv2711020460photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2711020460 div#yiv2711020460ygrp-mlmsg #yiv2711020460ygrp-msg p a span.yiv2711020460yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2711020460 .yiv2711020460green {color:#628c2a;}#yiv2711020460 .yiv2711020460MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv2711020460 o {font-size:0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460photos div {float:left;width:72px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460photos div div {border:1px solid #666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460reco-category {font-size:77%;}#yiv2711020460 #yiv2711020460reco-desc {font-size:77%;}#yiv2711020460 .yiv2711020460replbq {margin:4px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mlmsg select, #yiv2711020460 input, #yiv2711020460 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mlmsg pre, #yiv2711020460 code {font:115% monospace;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-mlmsg #yiv2711020460logo {padding-bottom:10px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-msg p#yiv2711020460attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-reco #yiv2711020460reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-sponsor #yiv2711020460ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-sponsor #yiv2711020460ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-sponsor #yiv2711020460ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2711020460 #yiv2711020460ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv2711020460

Mon Apr 13, 2015 3:23 am (PDT) . Posted by:

"Mr. Kid" nmkid.family@ymail.com

Hai Nurul,

File terlampir untuk nomor 2 tentang TA yang dihitung per proses absensi
(pagi 1 kali atau sore 1 kali). Pengubahan dilakukan pada sheet data kolom
Status dan sheet Summary kolom Tidak Absen

Untuk nomor 1 nya masih ndak mudheng

Wassalam,
Kid.

2015-04-13 19:16 GMT+10:00 Nurul Widya Susanti nrlwdysusanti@yahoo.com
[belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:

>
>
> Ini saya lampirkan hasil rekap absen bulan maret, yang udah pakai rumus
> baru.
> Yang mau saya tanyakan, kenapa di sheet summary yang 'TIDAK ABSEN' hasil
> dari hitungan rumus koq hasilnya 0 semua ya? Padahal di sheet data ada
> tertulis 'TA', jadi yang tidak absen saya ngitungnya manual deh.....
> Maksud pertanyaan saya yg nmr 2 kmrn tu bgn, misal hari senin Sdr. X
> melakukan rekam kehadiran jam 7.15, tapi saat pulang ternyata dia tidak
> melakukan rekam kehadiran. Nah itu dihitungnya Sdr. X 'TIDAK ABSEN'
> sebanyak 1x (satu kali) yang dicatat dalam kolom 'TIDAK ABSEN' pada sheet
> summary.
> Kemudian besoknya hari Selasa Sdr. X dtg pagi tapi ternyata lupa absen,
> tapi pulangnya absen jam 16.45. Itu sudah dihitung 2x (dua kali 'TIDAK
> ABSEN'. Jadi klo Sdr. X tidak melakukan rekam kehadiran dalam 1 hr yang
> sama (mis. Senin) baik saat datang ato pulang maka dihitung 'TIDAK ABSEN'
> sebanyak 2x (dua kali).
> Di lampirannya juga ada penjelasannya, mudah2an kali ini bisa mudheng
> hehehehe...........
> Makasih..............
>
>
>
> On Friday, April 10, 2015 2:44 AM, "'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com
> [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:
>
>
>
> hehehe...
>
> sorry, ndak mudeng.
> terutama yang nomor 2.
>
> On Tue, Apr 7, 2015 at 12:23 PM, Nurul Widya Susanti
> nrlwdysusanti@yahoo.com [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>
> wrote:
>
>
> Terima kasih atas pencerahannya Mr. Kid, maaf klo balasnya lama. Kemarin
> saya baru dapat data absensi untuk dibuat rekapnya, jadi saya coba pakai
> aplikasi yang baru ini, tapi ada beberapa hal yang masih mengganjal, yaitu :
> 1. pada permenkes 83, toleransi keterlambatan maximal 30 menit dengan
> catatan pada saat absen pulang harus mengganti jumlah waktu
> keterlambatan. Apabila tidak dibayar pada saat absen pulang, maka tetap
> dianggap terlambat.
> Misalnya: X absen dtg jam 7.40 pdhl seharusnya jam 7.30, agar tidak
> dianggap terlambat maka dia harus absen plg jam 16.10 atau 16.40 (ada
> selisih 10 menit)
> Jika misalnya dia pulang jam 16.00 atau 16.30 maka X dianggap
> terlambat 10 menit
> 2. Kriteria Tdk Absen ternyata bukan hanya pada saat tidak masuk kerja
> saja, tetapi jika tidak absen saat dtg/plg dianggap TA,.
> Misalnya Y pada saat dtg lupa absen maka dihitung tdk absen 1x,
> kemudian pada saat pulang jg lupa absen maka dihitung tdk absen 1x.
> Jadi jika saat dtg/plg dalam 1 hr tdk absen berarti nanti di rekap
> absensinya dia dihitung tidak absen sebanyak 2 x.
>
> Berikut saya lampirkan kembali hasil rekap absensinya dan mohon
> pencerahannya lagi. Makasih.............
>
>
>
>
>
> On Saturday, March 7, 2015 10:41 AM, "'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com
> [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:
>
>
>
> Hai Anti,
>
> File terlampir sekedar contoh. Penyesuaian terhadap kebutuhan setempat
> masih diperlukan.
> Kolom bantu di sheet data yang bernama telat, pulang_cepat, dan status
> adalah kolom-kolom yang digunakan oleh formula untuk menyusun summary.
> Beberapa cells bantu juga ada di sheet summary. Perbedaan summary untuk 53
> dan 83 tampak pada penggunaan fungsi Time dalam komputasi akumulasi waktu.
> Sedangkan jumlah cacah hari terlambat atau pulang cepat berdasar ketentuan
> 53 dan 83 tampak berbeda dalam formula kolom bernama [1-30].
>
> Wassalam,
> Kid.
>
>
>
>
> 2015-03-06 19:01 GMT+11:00 nrlwdysusanti@yahoo.com [belajar-excel] <
> belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
> Saya ada masalah dengan perhitungan rekap absensi pegawai, dimana ada 2
> aturan yang jadi dasar hukumnya yaitu PP 53 tahun 2010 dan Permenkes 83
> tahun 2013. Pada PP 53 tidak ada toleransi keterlambatan, sedangkan dalam
> Permenkes 83 diberikan toleransi keterlambatan maximal 30 menit. Jam masuk
> hari senin-kamis adalah 7.30 dan pulang jam 16.00, sedangkan Jumát masuk
> jam 7.30, pulang jam 16.30 (5 hari kerja). Saya sudah menggunakan rumus
> excel dalam perhitungan rekap absensinya, tapi seringkali masih ada yang
> salah. Jika keterlambatan lebih dari 30 menit tidak bisa ditoleransi dan
> tetap dihitung datang terlambat, dan terpaksa hitung manual, karena saya
> belum bisa membuat rumusnya. Saya juga lampirkan filenya, mohon
> pencerahannya. Terima kasih.
>
>
>
>
>
>
>
>
>

Mon Apr 13, 2015 3:05 am (PDT) . Posted by:

"Dimas Irawan" dimasmadjid

Mas Kid..
terima kasih atas feedback dan informasinya..
saat ini saya baru bisa dibagian connection string sql nya saja,.

kalau tidak keberatan, boleh saya minta contoh file sederhananya mas ?


Pada Jumat, 10 April 2015 21:09, "'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> menulis:


  Hai Dimas,

Umumnya menggunakan VBA dengan memanfaatkan ADO untuk membuat koneksi data dengan SQL Server .
Setelah koneksi data terbentuk dengan baik, maka proses upload bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :
1. memanfaatkan object recordset lalu loop setiap field inputan dan lakukan add record, tulis isi setiap field, lalu commit.
> cara ini mungkin tampak simple, tapi sepertinya kurang asik

2. memanfaatkan object connection, loop setiap record, menyusun query insert into untuk record tersebut, eksekusi query
> cara ini akan terasa asik jika record yang di-input cukup banyak

3. memanfaatkan object connection, susun query eksekusi SP upload data yang sudah dibuat dalam SQL Server
> cara ini asik kalau nyaman dalam menyusun SP di SQL Server yang berisi proses pembacaan data dari luar sql server dan penulisan data ke dalam suatu tabel.
> cara ini cocok untuk multiuser dan banyak record

Silakan mencoba dengan urutan :
a. mempelajari VBA
b. menggunakan ADO
c. menyusun connection string ke SQL Server
d. menyusun query insert into atau query eksekusi SP atau add record dengan ADO Recordset

Wassalam,
Kid

2015-04-10 20:31 GMT+10:00 Dimas Irawan dimasmadjid@yahoo.com [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:

  Dear all..
Salam kenal semuanya..
saya mau bertanya, bagaimana ya cara mengupload data sesuai dengan jumlah baris yang diisi ke dalam data base sql server..
mohon bantuannya..
terima kasih

#yiv8042266157 #yiv8042266157 -- #yiv8042266157ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mkp #yiv8042266157hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mkp #yiv8042266157ads {margin-bottom:10px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mkp .yiv8042266157ad {padding:0 0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mkp .yiv8042266157ad p {margin:0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mkp .yiv8042266157ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-sponsor #yiv8042266157ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-sponsor #yiv8042266157ygrp-lc #yiv8042266157hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-sponsor #yiv8042266157ygrp-lc .yiv8042266157ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157activity span {font-weight:700;}#yiv8042266157 #yiv8042266157activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv8042266157 #yiv8042266157activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8042266157 #yiv8042266157activity span span {color:#ff7900;}#yiv8042266157 #yiv8042266157activity span .yiv8042266157underline {text-decoration:underline;}#yiv8042266157 .yiv8042266157attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv8042266157 .yiv8042266157attach div a {text-decoration:none;}#yiv8042266157 .yiv8042266157attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv8042266157 .yiv8042266157attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8042266157 .yiv8042266157attach label a {text-decoration:none;}#yiv8042266157 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv8042266157 .yiv8042266157bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8042266157 .yiv8042266157bold a {text-decoration:none;}#yiv8042266157 dd.yiv8042266157last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8042266157 dd.yiv8042266157last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8042266157 dd.yiv8042266157last p span.yiv8042266157yshortcuts {margin-right:0;}#yiv8042266157 div.yiv8042266157attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv8042266157 div.yiv8042266157attach-table {width:400px;}#yiv8042266157 div.yiv8042266157file-title a, #yiv8042266157 div.yiv8042266157file-title a:active, #yiv8042266157 div.yiv8042266157file-title a:hover, #yiv8042266157 div.yiv8042266157file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8042266157 div.yiv8042266157photo-title a, #yiv8042266157 div.yiv8042266157photo-title a:active, #yiv8042266157 div.yiv8042266157photo-title a:hover, #yiv8042266157 div.yiv8042266157photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8042266157 div#yiv8042266157ygrp-mlmsg #yiv8042266157ygrp-msg p a span.yiv8042266157yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8042266157 .yiv8042266157green {color:#628c2a;}#yiv8042266157 .yiv8042266157MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv8042266157 o {font-size:0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157photos div {float:left;width:72px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157photos div div {border:1px solid #666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157reco-category {font-size:77%;}#yiv8042266157 #yiv8042266157reco-desc {font-size:77%;}#yiv8042266157 .yiv8042266157replbq {margin:4px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mlmsg select, #yiv8042266157 input, #yiv8042266157 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mlmsg pre, #yiv8042266157 code {font:115% monospace;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-mlmsg #yiv8042266157logo {padding-bottom:10px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-msg p#yiv8042266157attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-reco #yiv8042266157reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-sponsor #yiv8042266157ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-sponsor #yiv8042266157ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-sponsor #yiv8042266157ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8042266157 #yiv8042266157ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv8042266157

Mon Apr 13, 2015 3:07 am (PDT) . Posted by:

"Mr. Kid" nmkid.family@ymail.com

Hai Dimas,

Coba file yang ada disini
<https://app.box.com/s/of8ldlg3prn8netno7h60614igtlilj0>. Pastikan membaca
file txt-nya lebih dulu.

Wassalam,
Kid

On Mon, Apr 13, 2015 at 7:34 PM, Dimas Irawan dimasmadjid@yahoo.com
[belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:

>
>
> Mas Kid..
>
> terima kasih atas feedback dan informasinya..
> saat ini saya baru bisa dibagian connection string sql nya saja,.
>
> kalau tidak keberatan, boleh saya minta contoh file sederhananya mas ?
>
>
>
> Pada Jumat, 10 April 2015 21:09, "'Mr. Kid' mr.nmkid@gmail.com
> [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> menulis:
>
>
>
> Hai Dimas,
>
> Umumnya menggunakan VBA dengan memanfaatkan ADO untuk membuat koneksi data
> dengan SQL Server .
> Setelah koneksi data terbentuk dengan baik, maka proses upload bisa
> dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :
> 1. memanfaatkan object recordset lalu loop setiap field inputan dan
> lakukan add record, tulis isi setiap field, lalu commit.
> > cara ini mungkin tampak simple, tapi sepertinya kurang asik
>
> 2. memanfaatkan object connection, loop setiap record, menyusun query
> insert into untuk record tersebut, eksekusi query
> > cara ini akan terasa asik jika record yang di-input cukup banyak
>
> 3. memanfaatkan object connection, susun query eksekusi SP upload data
> yang sudah dibuat dalam SQL Server
> > cara ini asik kalau nyaman dalam menyusun SP di SQL Server yang berisi
> proses pembacaan data dari luar sql server dan penulisan data ke dalam
> suatu tabel.
> > cara ini cocok untuk multiuser dan banyak record
>
> Silakan mencoba dengan urutan :
> a. mempelajari VBA
> b. menggunakan ADO
> c. menyusun connection string ke SQL Server
> d. menyusun query insert into atau query eksekusi SP atau add record
> dengan ADO Recordset
>
> Wassalam,
> Kid
>
>
>
> 2015-04-10 20:31 GMT+10:00 Dimas Irawan dimasmadjid@yahoo.com
> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
> Dear all..
>
> Salam kenal semuanya..
>
> saya mau bertanya, bagaimana ya cara mengupload data sesuai dengan jumlah
> baris yang diisi ke dalam data base sql server..
>
> mohon bantuannya..
>
> terima kasih
>
>
>
>
>
>
============================================================
Pojok Lowongan Kerja yang disediakan milis :
http://milis-belajar-excel.1048464.n5.nabble.com/Pojok-Lowongan-Kerja-f5725753.html
*** Posting lowongan kerja : ke link tersebut dan klik New Topic
============================================================
bergabung ke milis (subscribe), kirim mail kosong ke: belajar-excel-subscribe@yahoogroups.com

posting ke milis, kirimkan ke: belajar-excel@yahoogroups.com

berkunjung ke web milis : http://tech.groups.yahoo.com/group/belajar-excel/messages

melihat file archive / mendownload lampiran : http://www.mail-archive.com/belajar-excel@yahoogroups.com/
atau (sejak 25-Apr-2011) bisa juga di : http://milis-belajar-excel.1048464.n5.nabble.com/

menghubungi moderators & owners: belajar-excel-owner@yahoogroups.com

keluar dari membership milis (UnSubscribe), kirim mail kosong ke : belajar-excel-unsubscribe@yahoogroups.com
---------------------------------------------------------------------

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar