Jumat, 27 November 2015

[belajar-excel] Digest Number 3662

7 Messages

Digest #3662

Messages

Fri Nov 27, 2015 1:06 am (PST) . Posted by:

"Heru Safrudin" superheruu

Adakah activex yang mirip flexgrid.ocx. yg bisa dipasang di excel-2003,
kalo ada bisa didownload dimana ?

Terima kasih
Heru Safrudin

Fri Nov 27, 2015 1:06 am (PST) . Posted by:

"Riki" ricky45chiesa

Yo Mas Kid, makasih respondnya sangat membantu ane.

Maksudnya kalo line nya dimunculin, bukan garis yang nyambung ke max-min-ave (seperti chart tipe stock), tapi nyambungnya malah ke angka max-min-ave yang lain, sementara yang diinginkan, garis yang vertical, nyambungin max-min-ave dalam 1 tanggal.

Trim mas kid,

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com]
Sent: Friday, November 27, 2015 3:59 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Ya diatur line color dan marker nya sampai sesuai dengan kebutuhan.

2015-11-27 15:55 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Master Kid,

Udah coba tapi kurang sempurna, tinggal garis max-min-ave, jadi Cuma ada marker ave aja, kalo max & min jg kasih marker, Cuma titik-titik doang,

Nah garisnya pie Mas Kid.

Dari

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 1:25 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

hmmm....

chart tipe stock bisa dibuat kesetaraannya dengan 2 series tipe (max dan min) lalu di beri high-low line.

Kalau dilihat dari previewnya, data ada max, min, dan average. Jadi dari data ini akan terbentuk 3 series bertipe Line.

Kalau dilihat dari hasil yang diinginkan, ada 4 garis yang diskontinyu. Bagian ini berkaitan dengan kolom Up Limit dan Low Limit di data kan ya. Karena ada 4 garis yang dikontinyu, berarti butuh 4 series. Karena butuh 4 series, berarti butuh 4 area data.

Kira-kira begini urutan pembuatannya :

1. menata sumber data chart

> data max, min, average, dan tanggal sudah ok, jadi dibiarkan saja.

> data Up limit butuh 2 garis diskontinyu, jadi buat kolom baru dengan header Up85 dan Up80

di preview hanya tampak 85 dan 80 loh ya, kalau ada lagi nilai lainnya yang membuat diskontinyu, maka setiap potongan yang dikontinyu harus jadi kolom tersendiri. Contoh, data berurutan 85,85,90,90,85,85,90,90

akan membentuk 4 garis diskontinyu, maka butuh 4 kolom, misal up85a, up90a, up85b, up90b

> data Low limit juga dibuat seperti up limit, butuh 2 kolom baru, yaitu Low75 dan Low70

> mulai dari record pertama Up Limit, blok angka yang sama (85 misalnya), sampai 85 terakhir yang berurutan sebelum ganti jadi angka lainnya. Nilai ini di Cut dan paste di Up85 record pertama. (misal yang 85 pertama ini dari record 1 sampai 100), jadi up85 berisi 100 record pertama saja, dan sisanya kosong

> di Up Limit, mulai yang ada angkanya (karena tadi sudah di-cut), blok lagi sampai ketemu angka yang beda, lalu cut dan paste ke Up80 di baris yang sama dengan blok yang di-cut.

> lakukan juga untuk kolom Low Limit.

2. membuat chart mirip tipe stck dengan menggunakan tipe Line.

> klik sebuah cell diluar data -> ribbon Insert -> groups Charts -> pilih Line (jangan yang stacked line)

> klik kanan area chart -> select data

a. series max :

klik add -> di data series : blok data di kolom Max (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

b. series min :

klik add -> di data series : blok data di kolom Min (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

c. series average

klik add -> di data series : blok data di kolom Average (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

> klik OK untuk kembali ke worksheet

> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group analysis kalo ndak salah -> klik segitiha Lines -> pilih high-end lines

> atur series max dan min supaya line color nya none dan markernya juga none.

> atur series average supaya line colornya none, tetapi markernya dibiarkan atau ubah dengan simbol lainnya.

3. membuat line up limit dan low limit via up85, up80, low75, low70

a. up85
klik kanan area chart -> select data -> klik add
-> di data series : blok data di kolom up85 dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris (sama tingginya dengan series Max, Min, Average)
-> OK -> OK sampai kembali ke worksheet

-> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group selection atau apa gitu -> pilih di combobox -> nama seriesnya si up85 tadi -> klik format atau apa gitu dibawahnya combo tersebut -> muncul dialognya data series

-> series : pilih secondary axis -> line color : pilih yang bukan none -> markernya : pilih none -> OK atau close gitu

b. up80, low75, low70

klik kanan area chart -> select data
-> klik nama series up85 -> klik add (buat yang up80)

-> di data series : blok data di kolom up80 (setinggi series yang lainnya) -> OK
-> klik nama series up80 -> klik add (buat yang low75)
-> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series yang lainnya) -> OK
-> klik nama series up80 -> klik add (buat yang low70)
-> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series yang lainnya) -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group selection atau apa gitu -> pilih di combobox
-> nama series up80 -> klik format -> atur line color dan marker -> cek series nya sudah di secondary axis -> close
> lakukan untuk series low75 dan low70

4. atur axis

klik axis yang kiri -> atur minimum dan maksimumnya dengan nilai tertentu -> terapkan nilai ini di axis yang kanan

*** kalau axis kanan sudah disamakan intervalnya dengan axis yang kiri, axis yang kanan bisa di hapus (ndak perlu tampak)

5. save terus minum obat puyeng

Regards,

Kid

2015-11-27 9:28 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Maaf Mods, Lampiran kegedean :D

Ta' Lampirkan lagi

Trims

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 9:20 AM
To: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com>

Subject: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Dear Masters,

Mohon solusi, gabungkan grafik tipe stock dengan tipe line, karena keterangan dari excel sendiri tidak bisa digabung.

Coba pakai line manual tapi sering geser sendiri, terlebih datanya bila di buka di PC berbeda.

Kira-kira ada solusi lain?

Contoh terlampir, monggo

Trims

Riki

--- Mods ---

File lampiran yang melebihi 250KB dilepas dari email. Silakan penanya melampirkan ulang file lampiran yang diusahakan berisi data contoh maksimal 250KB dengan cara me-reply email ini.

----------------

Fri Nov 27, 2015 1:08 am (PST) . Posted by:

"Mr. Kid" nmkid.family@ymail.com

Loh...
di nomor 2 yang bagian menampilkan high-end lines tidak menghasilkan
apa-apa ya ?

2015-11-27 16:05 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id [belajar-excel]
<belajar-excel@yahoogroups.com>:

>
>
> Yo Mas Kid, makasih respondnya sangat membantu ane.
>
> Maksudnya kalo line nya dimunculin, bukan garis yang nyambung ke
> max-min-ave (seperti chart tipe stock), tapi nyambungnya malah ke angka
> max-min-ave yang lain, sementara yang diinginkan, garis yang vertical,
> nyambungin max-min-ave dalam 1 tanggal.
>
>
>
> Trim mas kid,
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 3:59 PM
>
> *To:* BeExcel
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart
> Stock type
>
>
>
>
>
> Ya diatur line color dan marker nya sampai sesuai dengan kebutuhan.
>
>
>
> 2015-11-27 15:55 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id
> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
>
> Master Kid,
>
>
>
> Udah coba tapi kurang sempurna, tinggal garis max-min-ave, jadi Cuma ada
> marker ave aja, kalo max & min jg kasih marker, Cuma titik-titik doang,
>
> Nah garisnya pie Mas Kid.
>
>
>
> Dari
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 1:25 PM
> *To:* BeExcel
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart
> Stock type
>
>
>
>
>
> hmmm....
>
> chart tipe stock bisa dibuat kesetaraannya dengan 2 series tipe (max dan
> min) lalu di beri high-low line.
>
> Kalau dilihat dari previewnya, data ada max, min, dan average. Jadi dari
> data ini akan terbentuk 3 series bertipe Line.
>
> Kalau dilihat dari hasil yang diinginkan, ada 4 garis yang diskontinyu.
> Bagian ini berkaitan dengan kolom Up Limit dan Low Limit di data kan ya.
> Karena ada 4 garis yang dikontinyu, berarti butuh 4 series. Karena butuh 4
> series, berarti butuh 4 area data.
>
> Kira-kira begini urutan pembuatannya :
>
> 1. menata sumber data chart
>
> > data max, min, average, dan tanggal sudah ok, jadi dibiarkan saja.
>
> > data Up limit butuh 2 garis diskontinyu, jadi buat kolom baru dengan
> header Up85 dan Up80
>
> di preview hanya tampak 85 dan 80 loh ya, kalau ada lagi nilai lainnya
> yang membuat diskontinyu, maka setiap potongan yang dikontinyu harus jadi
> kolom tersendiri. Contoh, data berurutan 85,85,90,90,85,85,90,90
>
> akan membentuk 4 garis diskontinyu, maka butuh 4 kolom, misal up85a,
> up90a, up85b, up90b
>
>
>
> > data Low limit juga dibuat seperti up limit, butuh 2 kolom baru,
> yaitu Low75 dan Low70
>
> > mulai dari record pertama Up Limit, blok angka yang sama (85
> misalnya), sampai 85 terakhir yang berurutan sebelum ganti jadi angka
> lainnya. Nilai ini di Cut dan paste di Up85 record pertama. (misal yang 85
> pertama ini dari record 1 sampai 100), jadi up85 berisi 100 record pertama
> saja, dan sisanya kosong
>
> > di Up Limit, mulai yang ada angkanya (karena tadi sudah di-cut),
> blok lagi sampai ketemu angka yang beda, lalu cut dan paste ke Up80 di
> baris yang sama dengan blok yang di-cut.
>
> > lakukan juga untuk kolom Low Limit.
>
> 2. membuat chart mirip tipe stck dengan menggunakan tipe Line.
>
> > klik sebuah cell diluar data -> ribbon Insert -> groups Charts ->
> pilih Line (jangan yang stacked line)
>
> > klik kanan area chart -> select data
>
> a. series max :
>
> klik add -> di data series : blok data di kolom Max (dari
> record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK
>
> b. series min :
>
> klik add -> di data series : blok data di kolom Min (dari
> record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK
>
> c. series average
>
> klik add -> di data series : blok data di kolom Average (dari
> record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK
>
> > klik OK untuk kembali ke worksheet
>
> > klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group analysis
> kalo ndak salah -> klik segitiha Lines -> pilih high-end lines
>
> > atur series max dan min supaya line color nya none dan markernya
> juga none.
>
> > atur series average supaya line colornya none, tetapi markernya
> dibiarkan atau ubah dengan simbol lainnya.
>
>
>
> 3. membuat line up limit dan low limit via up85, up80, low75, low70
>
> a. up85
> klik kanan area chart -> select data -> klik add
> -> di data series : blok data di kolom up85 dari record
> pertama sampai terakhir, misal 500 baris (sama tingginya dengan series Max,
> Min, Average)
> -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
>
> -> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group
> selection atau apa gitu -> pilih di combobox -> nama seriesnya si up85 tadi
> -> klik format atau apa gitu dibawahnya combo tersebut -> muncul dialognya
> data series
>
> -> series : pilih secondary axis -> line color : pilih yang
> bukan none -> markernya : pilih none -> OK atau close gitu
>
> b. up80, low75, low70
>
> klik kanan area chart -> select data
> *-> klik nama series up85* -> klik add (buat yang up80)
>
> -> di data series : blok data di kolom up80 (setinggi series
> yang lainnya) -> OK
> *-> klik nama series up80* -> klik add (buat yang low75)
> -> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series
> yang lainnya) -> OK
> *-> klik nama series up80* -> klik add (buat yang low70)
> -> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series
> yang lainnya) -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
> > klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group
> selection atau apa gitu -> pilih di combobox
> -> nama series up80 -> klik format -> atur line color dan
> marker -> cek series nya sudah di secondary axis -> close
> > lakukan untuk series low75 dan low70
>
> 4. atur axis
>
> klik axis yang kiri -> atur minimum dan maksimumnya dengan nilai
> tertentu -> terapkan nilai ini di axis yang kanan
>
> *** kalau axis kanan sudah disamakan intervalnya dengan axis yang
> kiri, axis yang kanan bisa di hapus (ndak perlu tampak)
>
>
>
> 5. save terus minum obat puyeng
>
> Regards,
>
> Kid
>
>
>
>
>
> 2015-11-27 9:28 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id
> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
>
> Maaf Mods, Lampiran kegedean :D
>
> Ta' Lampirkan lagi
>
>
>
> Trims
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 9:20 AM
> *To:* belajar-excel@yahoogroups.com
> *Subject:* [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock
> type
>
>
>
>
>
> Dear Masters,
>
>
>
> Mohon solusi, gabungkan grafik tipe stock dengan tipe line, karena
> keterangan dari excel sendiri tidak bisa digabung.
>
> Coba pakai line manual tapi sering geser sendiri, terlebih datanya bila di
> buka di PC berbeda.
>
> Kira-kira ada solusi lain?
>
>
>
> Contoh terlampir, monggo
>
>
>
> Trims
>
> Riki
>
>
>
> --- Mods ---
>
> File lampiran yang melebihi 250KB dilepas dari email. Silakan penanya
> melampirkan ulang file lampiran yang diusahakan berisi data contoh maksimal
> 250KB dengan cara me-reply email ini.
>
> ----------------
>
>
>
>
>
>
>

Fri Nov 27, 2015 1:30 am (PST) . Posted by:

"Riki" ricky45chiesa

Mas Kid,

Jadinya begini, monggo ning lampiran,

Ada solusi lain mas kid?

Btw, Thanks ane udah belajar banyak neh sama Mas Kid.

Dari

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com]
Sent: Friday, November 27, 2015 4:08 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Loh...

di nomor 2 yang bagian menampilkan high-end lines tidak menghasilkan apa-apa ya ?

2015-11-27 16:05 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Yo Mas Kid, makasih respondnya sangat membantu ane.

Maksudnya kalo line nya dimunculin, bukan garis yang nyambung ke max-min-ave (seperti chart tipe stock), tapi nyambungnya malah ke angka max-min-ave yang lain, sementara yang diinginkan, garis yang vertical, nyambungin max-min-ave dalam 1 tanggal.

Trim mas kid,

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 3:59 PM

To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Ya diatur line color dan marker nya sampai sesuai dengan kebutuhan.

2015-11-27 15:55 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Master Kid,

Udah coba tapi kurang sempurna, tinggal garis max-min-ave, jadi Cuma ada marker ave aja, kalo max & min jg kasih marker, Cuma titik-titik doang,

Nah garisnya pie Mas Kid.

Dari

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 1:25 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

hmmm....

chart tipe stock bisa dibuat kesetaraannya dengan 2 series tipe (max dan min) lalu di beri high-low line.

Kalau dilihat dari previewnya, data ada max, min, dan average. Jadi dari data ini akan terbentuk 3 series bertipe Line.

Kalau dilihat dari hasil yang diinginkan, ada 4 garis yang diskontinyu. Bagian ini berkaitan dengan kolom Up Limit dan Low Limit di data kan ya. Karena ada 4 garis yang dikontinyu, berarti butuh 4 series. Karena butuh 4 series, berarti butuh 4 area data.

Kira-kira begini urutan pembuatannya :

1. menata sumber data chart

> data max, min, average, dan tanggal sudah ok, jadi dibiarkan saja.

> data Up limit butuh 2 garis diskontinyu, jadi buat kolom baru dengan header Up85 dan Up80

di preview hanya tampak 85 dan 80 loh ya, kalau ada lagi nilai lainnya yang membuat diskontinyu, maka setiap potongan yang dikontinyu harus jadi kolom tersendiri. Contoh, data berurutan 85,85,90,90,85,85,90,90

akan membentuk 4 garis diskontinyu, maka butuh 4 kolom, misal up85a, up90a, up85b, up90b

> data Low limit juga dibuat seperti up limit, butuh 2 kolom baru, yaitu Low75 dan Low70

> mulai dari record pertama Up Limit, blok angka yang sama (85 misalnya), sampai 85 terakhir yang berurutan sebelum ganti jadi angka lainnya. Nilai ini di Cut dan paste di Up85 record pertama. (misal yang 85 pertama ini dari record 1 sampai 100), jadi up85 berisi 100 record pertama saja, dan sisanya kosong

> di Up Limit, mulai yang ada angkanya (karena tadi sudah di-cut), blok lagi sampai ketemu angka yang beda, lalu cut dan paste ke Up80 di baris yang sama dengan blok yang di-cut.

> lakukan juga untuk kolom Low Limit.

2. membuat chart mirip tipe stck dengan menggunakan tipe Line.

> klik sebuah cell diluar data -> ribbon Insert -> groups Charts -> pilih Line (jangan yang stacked line)

> klik kanan area chart -> select data

a. series max :

klik add -> di data series : blok data di kolom Max (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

b. series min :

klik add -> di data series : blok data di kolom Min (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

c. series average

klik add -> di data series : blok data di kolom Average (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

> klik OK untuk kembali ke worksheet

> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group analysis kalo ndak salah -> klik segitiha Lines -> pilih high-end lines

> atur series max dan min supaya line color nya none dan markernya juga none.

> atur series average supaya line colornya none, tetapi markernya dibiarkan atau ubah dengan simbol lainnya.

3. membuat line up limit dan low limit via up85, up80, low75, low70

a. up85
klik kanan area chart -> select data -> klik add
-> di data series : blok data di kolom up85 dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris (sama tingginya dengan series Max, Min, Average)
-> OK -> OK sampai kembali ke worksheet

-> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group selection atau apa gitu -> pilih di combobox -> nama seriesnya si up85 tadi -> klik format atau apa gitu dibawahnya combo tersebut -> muncul dialognya data series

-> series : pilih secondary axis -> line color : pilih yang bukan none -> markernya : pilih none -> OK atau close gitu

b. up80, low75, low70

klik kanan area chart -> select data
-> klik nama series up85 -> klik add (buat yang up80)

-> di data series : blok data di kolom up80 (setinggi series yang lainnya) -> OK
-> klik nama series up80 -> klik add (buat yang low75)
-> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series yang lainnya) -> OK
-> klik nama series up80 -> klik add (buat yang low70)
-> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series yang lainnya) -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group selection atau apa gitu -> pilih di combobox
-> nama series up80 -> klik format -> atur line color dan marker -> cek series nya sudah di secondary axis -> close
> lakukan untuk series low75 dan low70

4. atur axis

klik axis yang kiri -> atur minimum dan maksimumnya dengan nilai tertentu -> terapkan nilai ini di axis yang kanan

*** kalau axis kanan sudah disamakan intervalnya dengan axis yang kiri, axis yang kanan bisa di hapus (ndak perlu tampak)

5. save terus minum obat puyeng

Regards,

Kid

2015-11-27 9:28 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Maaf Mods, Lampiran kegedean :D

Ta' Lampirkan lagi

Trims

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 9:20 AM
To: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com>
Subject: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Dear Masters,

Mohon solusi, gabungkan grafik tipe stock dengan tipe line, karena keterangan dari excel sendiri tidak bisa digabung.

Coba pakai line manual tapi sering geser sendiri, terlebih datanya bila di buka di PC berbeda.

Kira-kira ada solusi lain?

Contoh terlampir, monggo

Trims

Riki

--- Mods ---

File lampiran yang melebihi 250KB dilepas dari email. Silakan penanya melampirkan ulang file lampiran yang diusahakan berisi data contoh maksimal 250KB dengan cara me-reply email ini.

----------------

Fri Nov 27, 2015 1:34 am (PST) . Posted by:

"Mr. Kid" nmkid.family@ymail.com

Semuanya sudah dilakukan dengan persis ?
Kalau sudah, berarti memang sayanya yang udah rada kesulitan membayangkan
sesuatu...

Nanti kalau dah bisa buka Excel, saya coba ya...

hehehe...
soalnya belum punya ide cara lainnya nih... Sekalian saya cari cara lainnya
juga ya...

Maaf ya kalau ndak pas...

Best Regards,
Kid

2015-11-27 16:26 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id [belajar-excel]
<belajar-excel@yahoogroups.com>:

>
>
> Mas Kid,
>
> Jadinya begini, monggo ning lampiran,
>
> Ada solusi lain mas kid?
>
> Btw, Thanks ane udah belajar banyak neh sama Mas Kid.
>
> Dari
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 4:08 PM
>
> *To:* BeExcel
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart
> Stock type
>
>
>
>
>
> Loh...
>
> di nomor 2 yang bagian menampilkan high-end lines tidak menghasilkan
> apa-apa ya ?
>
>
>
> 2015-11-27 16:05 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id
> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
>
> Yo Mas Kid, makasih respondnya sangat membantu ane.
>
> Maksudnya kalo line nya dimunculin, bukan garis yang nyambung ke
> max-min-ave (seperti chart tipe stock), tapi nyambungnya malah ke angka
> max-min-ave yang lain, sementara yang diinginkan, garis yang vertical,
> nyambungin max-min-ave dalam 1 tanggal.
>
>
>
> Trim mas kid,
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 3:59 PM
>
>
> *To:* BeExcel
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart
> Stock type
>
>
>
>
>
> Ya diatur line color dan marker nya sampai sesuai dengan kebutuhan.
>
>
>
> 2015-11-27 15:55 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id
> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
>
> Master Kid,
>
>
>
> Udah coba tapi kurang sempurna, tinggal garis max-min-ave, jadi Cuma ada
> marker ave aja, kalo max & min jg kasih marker, Cuma titik-titik doang,
>
> Nah garisnya pie Mas Kid.
>
>
>
> Dari
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 1:25 PM
> *To:* BeExcel
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart
> Stock type
>
>
>
>
>
> hmmm....
>
> chart tipe stock bisa dibuat kesetaraannya dengan 2 series tipe (max dan
> min) lalu di beri high-low line.
>
> Kalau dilihat dari previewnya, data ada max, min, dan average. Jadi dari
> data ini akan terbentuk 3 series bertipe Line.
>
> Kalau dilihat dari hasil yang diinginkan, ada 4 garis yang diskontinyu.
> Bagian ini berkaitan dengan kolom Up Limit dan Low Limit di data kan ya.
> Karena ada 4 garis yang dikontinyu, berarti butuh 4 series. Karena butuh 4
> series, berarti butuh 4 area data.
>
> Kira-kira begini urutan pembuatannya :
>
> 1. menata sumber data chart
>
> > data max, min, average, dan tanggal sudah ok, jadi dibiarkan saja.
>
> > data Up limit butuh 2 garis diskontinyu, jadi buat kolom baru dengan
> header Up85 dan Up80
>
> di preview hanya tampak 85 dan 80 loh ya, kalau ada lagi nilai lainnya
> yang membuat diskontinyu, maka setiap potongan yang dikontinyu harus jadi
> kolom tersendiri. Contoh, data berurutan 85,85,90,90,85,85,90,90
>
> akan membentuk 4 garis diskontinyu, maka butuh 4 kolom, misal up85a,
> up90a, up85b, up90b
>
>
>
> > data Low limit juga dibuat seperti up limit, butuh 2 kolom baru,
> yaitu Low75 dan Low70
>
> > mulai dari record pertama Up Limit, blok angka yang sama (85
> misalnya), sampai 85 terakhir yang berurutan sebelum ganti jadi angka
> lainnya. Nilai ini di Cut dan paste di Up85 record pertama. (misal yang 85
> pertama ini dari record 1 sampai 100), jadi up85 berisi 100 record pertama
> saja, dan sisanya kosong
>
> > di Up Limit, mulai yang ada angkanya (karena tadi sudah di-cut),
> blok lagi sampai ketemu angka yang beda, lalu cut dan paste ke Up80 di
> baris yang sama dengan blok yang di-cut.
>
> > lakukan juga untuk kolom Low Limit.
>
> 2. membuat chart mirip tipe stck dengan menggunakan tipe Line.
>
> > klik sebuah cell diluar data -> ribbon Insert -> groups Charts ->
> pilih Line (jangan yang stacked line)
>
> > klik kanan area chart -> select data
>
> a. series max :
>
> klik add -> di data series : blok data di kolom Max (dari
> record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK
>
> b. series min :
>
> klik add -> di data series : blok data di kolom Min (dari
> record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK
>
> c. series average
>
> klik add -> di data series : blok data di kolom Average (dari
> record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK
>
> > klik OK untuk kembali ke worksheet
>
> > klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group analysis
> kalo ndak salah -> klik segitiha Lines -> pilih high-end lines
>
> > atur series max dan min supaya line color nya none dan markernya
> juga none.
>
> > atur series average supaya line colornya none, tetapi markernya
> dibiarkan atau ubah dengan simbol lainnya.
>
>
>
> 3. membuat line up limit dan low limit via up85, up80, low75, low70
>
> a. up85
> klik kanan area chart -> select data -> klik add
> -> di data series : blok data di kolom up85 dari record
> pertama sampai terakhir, misal 500 baris (sama tingginya dengan series Max,
> Min, Average)
> -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
>
> -> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group
> selection atau apa gitu -> pilih di combobox -> nama seriesnya si up85 tadi
> -> klik format atau apa gitu dibawahnya combo tersebut -> muncul dialognya
> data series
>
> -> series : pilih secondary axis -> line color : pilih yang
> bukan none -> markernya : pilih none -> OK atau close gitu
>
> b. up80, low75, low70
>
> klik kanan area chart -> select data
> *-> klik nama series up85* -> klik add (buat yang up80)
>
> -> di data series : blok data di kolom up80 (setinggi series
> yang lainnya) -> OK
> *-> klik nama series up80* -> klik add (buat yang low75)
> -> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series
> yang lainnya) -> OK
> *-> klik nama series up80* -> klik add (buat yang low70)
> -> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series
> yang lainnya) -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
> > klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group
> selection atau apa gitu -> pilih di combobox
> -> nama series up80 -> klik format -> atur line color dan
> marker -> cek series nya sudah di secondary axis -> close
> > lakukan untuk series low75 dan low70
>
> 4. atur axis
>
> klik axis yang kiri -> atur minimum dan maksimumnya dengan nilai
> tertentu -> terapkan nilai ini di axis yang kanan
>
> *** kalau axis kanan sudah disamakan intervalnya dengan axis yang
> kiri, axis yang kanan bisa di hapus (ndak perlu tampak)
>
>
>
> 5. save terus minum obat puyeng
>
> Regards,
>
> Kid
>
>
>
>
>
> 2015-11-27 9:28 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id
> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com>:
>
>
>
> Maaf Mods, Lampiran kegedean :D
>
> Ta' Lampirkan lagi
>
>
>
> Trims
>
> Riki
>
>
>
> *From:* belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:
> belajar-excel@yahoogroups.com]
> *Sent:* Friday, November 27, 2015 9:20 AM
> *To:* belajar-excel@yahoogroups.com
> *Subject:* [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock
> type
>
>
>
>
>
> Dear Masters,
>
>
>
> Mohon solusi, gabungkan grafik tipe stock dengan tipe line, karena
> keterangan dari excel sendiri tidak bisa digabung.
>
> Coba pakai line manual tapi sering geser sendiri, terlebih datanya bila di
> buka di PC berbeda.
>
> Kira-kira ada solusi lain?
>
>
>
> Contoh terlampir, monggo
>
>
>
> Trims
>
> Riki
>
>
>
> --- Mods ---
>
> File lampiran yang melebihi 250KB dilepas dari email. Silakan penanya
> melampirkan ulang file lampiran yang diusahakan berisi data contoh maksimal
> 250KB dengan cara me-reply email ini.
>
> ----------------
>
>
>
>
>
>
>
>
>

Fri Nov 27, 2015 1:50 am (PST) . Posted by:

"Riki" ricky45chiesa

Yo Mas Kid,

Sudah hampir sama persis dengan yang diharapkan, sedikit bedanya, chart type yang digunakan beda, yang Mas Kid rekomen type line, sementara yang ane perlukan type stock, jadi pas garis dimunculin type line nyambungin garis ke data sampingnya, (kalo data max nyambung sama data max lainnya), type stock garisnya vertical (max-min-ave 1 tanggal).

Thanks Mas Kid, responnya. Mudah-mudahan ada solusi lain, (ane jg bisa ngulik nih, 2 hari libur soalnya)

Dari

Riki

Note : met weekend all.

From: belajar-excel@yahoogroups.com [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com]
Sent: Friday, November 27, 2015 4:35 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Semuanya sudah dilakukan dengan persis ?

Kalau sudah, berarti memang sayanya yang udah rada kesulitan membayangkan sesuatu...

Nanti kalau dah bisa buka Excel, saya coba ya...

hehehe...

soalnya belum punya ide cara lainnya nih... Sekalian saya cari cara lainnya juga ya...

Maaf ya kalau ndak pas...

Best Regards,

Kid

2015-11-27 16:26 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Mas Kid,

Jadinya begini, monggo ning lampiran,

Ada solusi lain mas kid?

Btw, Thanks ane udah belajar banyak neh sama Mas Kid.

Dari

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 4:08 PM

To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Loh...

di nomor 2 yang bagian menampilkan high-end lines tidak menghasilkan apa-apa ya ?

2015-11-27 16:05 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Yo Mas Kid, makasih respondnya sangat membantu ane.

Maksudnya kalo line nya dimunculin, bukan garis yang nyambung ke max-min-ave (seperti chart tipe stock), tapi nyambungnya malah ke angka max-min-ave yang lain, sementara yang diinginkan, garis yang vertical, nyambungin max-min-ave dalam 1 tanggal.

Trim mas kid,

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 3:59 PM

To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Ya diatur line color dan marker nya sampai sesuai dengan kebutuhan.

2015-11-27 15:55 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Master Kid,

Udah coba tapi kurang sempurna, tinggal garis max-min-ave, jadi Cuma ada marker ave aja, kalo max & min jg kasih marker, Cuma titik-titik doang,

Nah garisnya pie Mas Kid.

Dari

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 1:25 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

hmmm....

chart tipe stock bisa dibuat kesetaraannya dengan 2 series tipe (max dan min) lalu di beri high-low line.

Kalau dilihat dari previewnya, data ada max, min, dan average. Jadi dari data ini akan terbentuk 3 series bertipe Line.

Kalau dilihat dari hasil yang diinginkan, ada 4 garis yang diskontinyu. Bagian ini berkaitan dengan kolom Up Limit dan Low Limit di data kan ya. Karena ada 4 garis yang dikontinyu, berarti butuh 4 series. Karena butuh 4 series, berarti butuh 4 area data.

Kira-kira begini urutan pembuatannya :

1. menata sumber data chart

> data max, min, average, dan tanggal sudah ok, jadi dibiarkan saja.

> data Up limit butuh 2 garis diskontinyu, jadi buat kolom baru dengan header Up85 dan Up80

di preview hanya tampak 85 dan 80 loh ya, kalau ada lagi nilai lainnya yang membuat diskontinyu, maka setiap potongan yang dikontinyu harus jadi kolom tersendiri. Contoh, data berurutan 85,85,90,90,85,85,90,90

akan membentuk 4 garis diskontinyu, maka butuh 4 kolom, misal up85a, up90a, up85b, up90b

> data Low limit juga dibuat seperti up limit, butuh 2 kolom baru, yaitu Low75 dan Low70

> mulai dari record pertama Up Limit, blok angka yang sama (85 misalnya), sampai 85 terakhir yang berurutan sebelum ganti jadi angka lainnya. Nilai ini di Cut dan paste di Up85 record pertama. (misal yang 85 pertama ini dari record 1 sampai 100), jadi up85 berisi 100 record pertama saja, dan sisanya kosong

> di Up Limit, mulai yang ada angkanya (karena tadi sudah di-cut), blok lagi sampai ketemu angka yang beda, lalu cut dan paste ke Up80 di baris yang sama dengan blok yang di-cut.

> lakukan juga untuk kolom Low Limit.

2. membuat chart mirip tipe stck dengan menggunakan tipe Line.

> klik sebuah cell diluar data -> ribbon Insert -> groups Charts -> pilih Line (jangan yang stacked line)

> klik kanan area chart -> select data

a. series max :

klik add -> di data series : blok data di kolom Max (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

b. series min :

klik add -> di data series : blok data di kolom Min (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

c. series average

klik add -> di data series : blok data di kolom Average (dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris) -> OK

> klik OK untuk kembali ke worksheet

> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group analysis kalo ndak salah -> klik segitiha Lines -> pilih high-end lines

> atur series max dan min supaya line color nya none dan markernya juga none.

> atur series average supaya line colornya none, tetapi markernya dibiarkan atau ubah dengan simbol lainnya.

3. membuat line up limit dan low limit via up85, up80, low75, low70

a. up85
klik kanan area chart -> select data -> klik add
-> di data series : blok data di kolom up85 dari record pertama sampai terakhir, misal 500 baris (sama tingginya dengan series Max, Min, Average)
-> OK -> OK sampai kembali ke worksheet

-> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group selection atau apa gitu -> pilih di combobox -> nama seriesnya si up85 tadi -> klik format atau apa gitu dibawahnya combo tersebut -> muncul dialognya data series

-> series : pilih secondary axis -> line color : pilih yang bukan none -> markernya : pilih none -> OK atau close gitu

b. up80, low75, low70

klik kanan area chart -> select data
-> klik nama series up85 -> klik add (buat yang up80)

-> di data series : blok data di kolom up80 (setinggi series yang lainnya) -> OK
-> klik nama series up80 -> klik add (buat yang low75)
-> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series yang lainnya) -> OK
-> klik nama series up80 -> klik add (buat yang low70)
-> di data series : blok data di kolom up75 (setinggi series yang lainnya) -> OK -> OK sampai kembali ke worksheet
> klik chart -> menu chart tools -> ribbon layout -> group selection atau apa gitu -> pilih di combobox
-> nama series up80 -> klik format -> atur line color dan marker -> cek series nya sudah di secondary axis -> close
> lakukan untuk series low75 dan low70

4. atur axis

klik axis yang kiri -> atur minimum dan maksimumnya dengan nilai tertentu -> terapkan nilai ini di axis yang kanan

*** kalau axis kanan sudah disamakan intervalnya dengan axis yang kiri, axis yang kanan bisa di hapus (ndak perlu tampak)

5. save terus minum obat puyeng

Regards,

Kid

2015-11-27 9:28 GMT+07:00 'Riki' ricky45chiesa@yahoo.co.id <mailto:ricky45chiesa@yahoo.co.id> [belajar-excel] <belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> >:

Maaf Mods, Lampiran kegedean :D

Ta' Lampirkan lagi

Trims

Riki

From: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> [mailto:belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com> ]
Sent: Friday, November 27, 2015 9:20 AM
To: belajar-excel@yahoogroups.com <mailto:belajar-excel@yahoogroups.com>
Subject: [belajar-excel] Gabungkan Chart Line type dengan Chart Stock type

Dear Masters,

Mohon solusi, gabungkan grafik tipe stock dengan tipe line, karena keterangan dari excel sendiri tidak bisa digabung.

Coba pakai line manual tapi sering geser sendiri, terlebih datanya bila di buka di PC berbeda.

Kira-kira ada solusi lain?

Contoh terlampir, monggo

Trims

Riki

--- Mods ---

File lampiran yang melebihi 250KB dilepas dari email. Silakan penanya melampirkan ulang file lampiran yang diusahakan berisi data contoh maksimal 250KB dengan cara me-reply email ini.

----------------

Fri Nov 27, 2015 1:39 am (PST) . Posted by:

"Warsito Ito" warsitoito14



Terima kasih atas tanggapanya file sumbernya " pengiriman "
 isi Combobox1 pada file laporan harian data dari file "pengiriman" sheet "stock" sedangkan file laporan hariannya hanya untuk penginputan barang masuk.Saat penginputan data, stock yang ada di file pengiriman jg ter update sesuai dengan no.part yang di pilih

semoga para master dapat memberikan solusinyadan saya lampirkan filenya kembali

Terima kasih

Ito

On Friday, November 27, 2015 3:43 PM, "hendrik karnadi hendrikkarnadi@yahoo.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:


  Hai Ito,Maaf, saya ga mudeng mana file sumber mana file hasil (yang diinginkan).Kayaknya perlu pake macro yang mengandung SQL.Mungkin Mr Kid dan para pakar SQL yang bisa menjawabnya.
Salam,
HK
catatan:Judul kolom sebaiknya diletakkan pada baris pertama
From: "Warsito Ito warsitoito14@yahoo.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com>
To: belajar-excel@yahoogroups.com
Sent: Friday, 27 November 2015, 14:11
Subject: Re: [belajar-excel] Mengambil data dari WB lain dengan Vba

  sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas responnya
berikut saya lampirkan contoh filenya.

terima kasih
ito

On Friday, November 27, 2015 10:19 AM, "hendrik karnadi hendrikkarnadi@yahoo.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com> wrote:


  Hai Ito,Coba file terlampir.
Salam,HK
Catatan :Setelah Down load file .rar nya....extract dulu ke suatu folder.
From: "Warsito Ito warsitoito14@yahoo.com [belajar-excel]" <belajar-excel@yahoogroups.com>
To: belajar-excel@yahoogroups.com
Sent: Friday, 27 November 2015, 9:42
Subject: [belajar-excel] Mengambil data dari WB lain dengan Vba

  Assalamualaikum...
Dear All
Saya mau minta bantuan dan pencerahan kepada para master,Cara mengambil data dari workbook lain dengan Vba tanpa membuka workbook yang akan diambil datanya.
sebelumnya saya minta maaf bila pertanyaan terlalu singkat

Salam

ito


#yiv7995602093 #yiv7995602093 -- #yiv7995602093ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mkp #yiv7995602093hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mkp #yiv7995602093ads {margin-bottom:10px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mkp .yiv7995602093ad {padding:0 0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mkp .yiv7995602093ad p {margin:0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mkp .yiv7995602093ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-sponsor #yiv7995602093ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-sponsor #yiv7995602093ygrp-lc #yiv7995602093hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-sponsor #yiv7995602093ygrp-lc .yiv7995602093ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093activity span {font-weight:700;}#yiv7995602093 #yiv7995602093activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv7995602093 #yiv7995602093activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7995602093 #yiv7995602093activity span span {color:#ff7900;}#yiv7995602093 #yiv7995602093activity span .yiv7995602093underline {text-decoration:underline;}#yiv7995602093 .yiv7995602093attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv7995602093 .yiv7995602093attach div a {text-decoration:none;}#yiv7995602093 .yiv7995602093attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv7995602093 .yiv7995602093attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7995602093 .yiv7995602093attach label a {text-decoration:none;}#yiv7995602093 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv7995602093 .yiv7995602093bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7995602093 .yiv7995602093bold a {text-decoration:none;}#yiv7995602093 dd.yiv7995602093last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7995602093 dd.yiv7995602093last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7995602093 dd.yiv7995602093last p span.yiv7995602093yshortcuts {margin-right:0;}#yiv7995602093 div.yiv7995602093attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv7995602093 div.yiv7995602093attach-table {width:400px;}#yiv7995602093 div.yiv7995602093file-title a, #yiv7995602093 div.yiv7995602093file-title a:active, #yiv7995602093 div.yiv7995602093file-title a:hover, #yiv7995602093 div.yiv7995602093file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7995602093 div.yiv7995602093photo-title a, #yiv7995602093 div.yiv7995602093photo-title a:active, #yiv7995602093 div.yiv7995602093photo-title a:hover, #yiv7995602093 div.yiv7995602093photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7995602093 div#yiv7995602093ygrp-mlmsg #yiv7995602093ygrp-msg p a span.yiv7995602093yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7995602093 .yiv7995602093green {color:#628c2a;}#yiv7995602093 .yiv7995602093MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv7995602093 o {font-size:0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093photos div {float:left;width:72px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093photos div div {border:1px solid #666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093reco-category {font-size:77%;}#yiv7995602093 #yiv7995602093reco-desc {font-size:77%;}#yiv7995602093 .yiv7995602093replbq {margin:4px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mlmsg select, #yiv7995602093 input, #yiv7995602093 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mlmsg pre, #yiv7995602093 code {font:115% monospace;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-mlmsg #yiv7995602093logo {padding-bottom:10px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-msg p#yiv7995602093attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-reco #yiv7995602093reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-sponsor #yiv7995602093ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-sponsor #yiv7995602093ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-sponsor #yiv7995602093ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7995602093 #yiv7995602093ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv7995602093

============================================================
Pojok Lowongan Kerja yang disediakan milis :
http://milis-belajar-excel.1048464.n5.nabble.com/Pojok-Lowongan-Kerja-f5725753.html
*** Posting lowongan kerja : ke link tersebut dan klik New Topic
============================================================
bergabung ke milis (subscribe), kirim mail kosong ke: belajar-excel-subscribe@yahoogroups.com
posting ke milis, kirimkan ke: belajar-excel@yahoogroups.com
berkunjung ke web milis : http://tech.groups.yahoo.com/group/belajar-excel/messages
melihat file archive / mendownload lampiran : http://www.mail-archive.com/belajar-excel@yahoogroups.com/
atau (sejak 25-Apr-2011) bisa juga di : http://milis-belajar-excel.1048464.n5.nabble.com/
menghubungi moderators & owners: belajar-excel-owner@yahoogroups.com
keluar dari membership milis (UnSubscribe), kirim mail kosong ke : belajar-excel-unsubscribe@yahoogroups.com
---------------------------------------------------------------------

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar